Minggu, 28 Oktober 2012




Terus menerus berganti pacar justru bisa membawa kekecewaan lebih dalam. Berganti-ganti pacar biasanya dilakukan dengan alasan untuk mencari yang terbaik. Tetapi jika Anda merasa tidak bisa hidup tanpa pasangan sehingga setelah putus langsung menjalin hubungan kembali dan itu terjadi terus-menerus, itu bisa menjadi berbahaya?
Setiap orang tentu ingin menemukan pasangan yang terbaik untuk masa depannya. Menjalin hubungan hanya karena merasa tidak tahan dengan status lajang, justru bisa membawa kekecewaan lebih dalam. Ketahui bahaya ganti-ganti pacar, yang dilansir dari associatedcontent.com, agar Anda bisa menghindarinya.
1. Kekecewaan berulang
Seorang yang sering gonta-ganti pacar cenderung menghabiskan sebagian besar hidup mereka dalam kekecewaan. Itu karena mereka mengandalkan orang lain untuk mendapat kebahagiaan. Mungkin terdengar klise, tetapi sumber kebahagiaan berasal dari diri sendiri. Melihat pasangan sebagai sumber kebahagiaan hanya akan menimbulkan rasa sakit karena apa yang mereka lakukan tak akan pernah terasa cukup.
2. Ketidakmandirian
Seseorang segera mencari pacar baru setelah putus bisa jadi karena ia selalu mengandalkan orang lain dalam banyak hal. Seperti untuk menjemputnya, menemaninya berbelanja dan banyak hal ini. Hal ini justru membuat dirinya makin terjebak dalam ketidakmandirian.
3. Menghabiskan waktu
Menjalin hubungan untuk menghindari kesendirian mungkin tampak seperti solusi yang pas. Tetapi justru banyak waktu yang terbuang karena menjalin hubungan yang buntu. Padahal bisa saja ada kemungkinan untuk mendapatkan pasangan yang pas. Namun, karena mereka sedang menjalin hubungan yang tidak jelas, kesempatan pun pergi begitu saja.

Jumat, 26 Oktober 2012



RASA MARAH, MENULISLAH SEGERA!

Manusia memiliki kesempurnaan alat indera apabila dibandingkan dengan makhluk lainnya. Dengan kelengkapan indera tersebut, manusia bisa mencapai kesempurnaan melebihi malaikat, tetapi bisa pula terpuruk melebihi hewan atau syetan. Tergantung manusia itu bisa dan tidaknya mengelola pikiran dan perasaannya. Manusia mempunyai pikiran dan perasaan yang lengkap selaian mereka memiliki kesempurnaan panca indera dan indera keenam.
Sebaik apapun manusia selain Rasulullah tentu pernah melakukan kesalahan atau kekurangan. Terutama kekurangan dalam menggunakan pikiran dan perasaannya. Ada kecenderungan melebihi dan kurang dari target sebenarnya apa yang manusia lakukan. Ketidakmampuan manusia dalam menggunakan otaknya bisa terjatuh dalam melebihi jatuh ke tabiat syetan. Begitu juga ketidakmampuan manusia dalam menggunakan hatinya. Bisa mengakibatkan jatuh ke tabiat hewan.
Sedang melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan, kita bisa juga melakukan keasalahan. Suka marah-marah ketika kita sedang berpuasa. Seperti tidak ada yang mulus seorang manusia dalam memjalani kehidupannya. Namun begitu kita melakukan kemarahan, sakit hati, jengkel, dan sebagainya, kita masih bisa bertobat atau minta maaf atas kesalahan yang diperbuatnya. Ada sakit akan ada obatnya, ada marah akan ada melerainya dengan upaya berdoa, berdzikir atau membaca Al-Qur’an dengan penuh syukur.
Sifat marah seumpama bumbu masakan yang terlalu pedas atau asin. Yang enak dan lezat makanan itu harus dibumbui yang seimbang. Tidak terlalu pedas atau asin. Marah seperti penyedap rasa apabila diolah oleh koki yang terlatih, maka masakan akan enak dimakan. Manusia hidup tanpa marah rasanya kering bagaikan masakan tanpa bumbu yang memadai. Tinggal bagaimana mengolahnya dengan baik untuk menjadi masakan yang enak dimakan.
Marah bisa menjadi semangat dalam menghadapi tugas kewajiban kita. Asalkan marah tersebut selalu dikembalikan kepada pemiliknya. Langsung kita bertobat dan minta maaf atas kelemahan sehingga sampai melakukan kemararahan. Semoga semakin hari semakin bertambah kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi sesuatu atau peristiwa setiap hari.
Kesulitan, kekurangan, kejengkelan, dan sifat negatif lainnya semoga semakin hari semakin berkurang sesuai dengan bertambahnya usia dan pengalaman. Kemarahan merupakan kewajaran apabila terus-menerus kita menyadarinya dengan selalu kembali kepada petunjuk agama dan aturan kemasyarakatan. Kita hidup berada di antara keadaan yang salah dan benar. Terpenting kita tidak berada di tempat yang salah selamanya. Salah sedikit merupakan kewajaran yang melekat di dalam sifat manusia. benar selamanya bukan malaikat dan salah selamanya bukan syetan.
Proses perbaikan secara terus-menerus terhadap diri kita masing-masing harus diupayakan. Meskipun kita tidak selamanya bisa bertahan untuk benar dalam berbicara dan berbuat. Adanya pergantian perilaku dari buruk ke baik dan dari baik ke buruk bila terjadi tidak bisa kita hindarkan. Hidup adalah sebuah proses perbaikan demi perbaikan secara terus-menerus. Berhenti dari rangkaian berproses berarti sama dengan kematian dari berupaya sebagai tanda adanya perjuangan hidup yang tidak kenal untuk berhenti.
Salah satu sifat yang tidak baik yang tidak mau berhenti dari pribadi manusia adalah sifat marah terhadap sesuatu atau seseorang. Pelajari bagaimana cara mengekspresikan rasa marah tersebut dengan menuliskannya. Daripada kita marah diekspresikan lewat ekspresi lisan, maka lebih baik dan lebih produktif dengan menuliskannya. Apabila kita marah, maka tuliskanlah rasa marah tersebut sepuas-puasnya. Tidak ada pihak yang merasa tersinggung dengan rasa marahnya kita apabila kita mengekspresikan rasa marah tersebut dengan ramuan terbaik. Yang kita tuliskan dari rasa marah harus bisa menjawab dari pertanyaan mengapa kita marah, apa akibatnya apabila marah langsung bereaksi terhadap sasarannya, bagaimana cara kita mengatasi marah supaya berdampak positif bagi pelaku dan sasarannya, dan masih banyak lagi apa yang semestinya kita marah.
Saya memberikan contoh bagaimana mengekspresikan rasa marah dengan menuliskannya. Sewaktu saya sedang sakit rasanya yang dianggap kecil pada waktu saya sedang sehat, saya rasakan sebagai sesuatu yang sangat besar. Terkadang merasa hal itu penghinaan yang tidak bisa terampuni. Oleh karena itu pada saat itu saya langsung menuliskannya dengan semangat yang luar biasa. Seolah-olah saya tidak menghiraukan yang saya akan tuliskan tersebut baik atau buruknya. Biarpun apa yang saya tuliskan itu tidak baik akan saya tuliskan tanpa ditunda-tunda lagi. Revisi bukan waktu saya menuliskan seluruh materi yang saya tuliskan. Biar mengendap beberapa waktu apa yang saya tuliskan dan pada saatnya yang tepat akan saya teruskan untuk merevisi. Tugas rangkap saya sebagai penulis materi tentang kemarahan dan sekaligus sebagai perevisi. Sebelum tulisan kita direvisi orang lain tidak ada salahnya direvisi sendiri dulu.
js-ruangberbagi.

Selasa, 23 Oktober 2012



Cara mengatasi rasa cemas


Tertawa bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi rasa cemas   
Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang menjadi cemas dan tidak tenang. Rasa cemas tersebut pun biasanya cukup menganggu aktifitas yang sedang dikerjakan. Simak cara-cara untuk mengatasi cemas yang Anda alami seperti yang dilansir dari Shine (28/03) berikut ini.
Memikirkan hal konyol
Saat merasa cemas, coba pikirkan kembali hal-hal konyol yang pernah Anda lihat atau alami selama ini. Perhatian Anda akan teralih dan rasa cemas pun hilang.
Melebih-lebihkan rasa cemas
Mungkin hal ini terdengar tidak masuk akal, namun jika Anda melebih-lebihkan rasa cemas yang Anda alami dan menceritakannya dengan penuh emosi kepada seseorang, lama-kelamaan cerita tersebut justru akan menjadi lucu dan sama sekali bukan hal penting yang patut dicemaskan.
Mengalihkan pikiran
Anda cukup mengalihkan perhatian atau pikiran Anda terhadap hal-hal yang menyenangkan dan menjauhkan Anda dari rasa cemas berkepanjangan.
Menulis surat
Jika Anda gembira, tulislah sebuah surat pada diri sendiri yang menceritakan kesenangan Anda. Begitu pula ketika Anda cemas, lakukan hal yang sama kemudian bacalah surat kesenangan Anda yang pernah Anda buat. Secara ajaib, hal itu akan membuat Anda merasa lebih baik.
Berkeringat
Segala sesuatu yang berhubungan dengan aktifitas fisik dan menjaga Anda untuk tetap berkeringat juga ampuh mengatasi perasaan cemas yang Anda alami.
Menonton film
Cobalah untuk menonton film yang cukup berat dan butuh pemikiran ekstra ketika melihatnya. Hal ini akan membantu Anda mengalihkan rasa cemas menjadi perasaan tertantang.
Makan
Beberapa jenis makanan juga bisa membantu Anda menghilangkan rasa cemas, seperti kacang-kacangan, susu dan yogurt, sayuran, dan buah berry.
Bernapas dalam-dalam
Ambil napas dalam-dalam ketika merasa cemas beberapa kali sampai Anda merasa cukup tenang.
Mencari penenang
Beberapa orang menjadikan benda-benda di sekitarnya sebagai penenang ketika mereka merasa cemas. Anda pun bisa melakukan hal ini, misalnya memberi sugesti pada diri bahwa ketika melihat awan maka Anda akan merasa tenang.
Mengulangi mantra
Ulangi perkataan 'aku baik-baik' saja beberapa kali untuk meyakinkan diri bahwa Anda memang sedang baik-baik saja dan tidak cemas sama sekali.
Tertawa
Cara ini adalah paling sederhana namun tidak mudah dilakukan ketika sedang cemas. Namun cobalah untuk menemukan hal yang lucu dan menertawakannya.
Mengabaikan waktu
Cemas biasanya disebabkan oleh kegiatan yang akan Anda lakukan di masa mendatang. Oleh sebab itu abaikan waktu tersebut dan jalani apa yang ada sekarang. Waktu tersebut akan segera berlalu dan Anda pasti bisa menjalaninya dengan baik tanpa rasa cemas.
Lakukan seluruh hal di atas jika Anda merasa cemas, sehingga kegiatan yang Anda lakukan pun tidak akan terganggu dengan perasaan tersebut.
merdeka.com



kegelisahan
kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tentram hatinya selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas.

kegelisahan kadang bisa dilihat dari tingkah laku misal dengan berjalan mondar mandir, memandang jauh kedepan sambil mengepal ngepalkan tangannya, duduk termenung sambil memegang kepalanya dengan wajah sayu dan malas bicara.

kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan yang sebabnya bermacam macam

usaha untuk mengatasi kegelisahan ini yaitu pertama tama kita harus bersikap tenang, berfikir tenang sehingga jalan keluar dari masalah akan kita bisa atasi.

cara kedua yg digunakan untuk mengatasi kegelisahan bisa dengan jalan intropeksi, misal
1.akibat yang paling buruk yang manakah yang akan kita tanggung
2.akibat yang paling buruk apakah yang akan terjadi
3.mengapa hal itu terjadi ?
4. apa sebabnya hal itu terjadi

bila kita mampu menganalisa akibat yang menimbulkan kecemasan tersebut kita mungkin bisa mengatasinya atau kita dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi masalah hidup dengan rasa sabar dan tabah atau dengan kata lain, lakukan sikap pasrah..serahkan semua masalah kepada Tuhan sang pencipta

keterasingan
berarti hal hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain

keterasingan adalah bagian dari hidup, sebentar maupun lama orang pernah mengalaminya tetapi dalam jangka waktu yang berbeda beda

keterasingan eksternal
keterasingan yang disebabkan oleh orang luar contoh karena sifat sombong, egois , pelit dan lain lain...orang lain jadi malas bergaul dengannya sehingga orang itu dijauhkan dari pergaulan

keterasingan internal
keterasingan karena memang orang tersebut yang menjauhkan diri dari pergaulan karena orang tersebut merasa ada yang kurang didalam dirinya.dan lain lain


kesepian
kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi , tidak berteman, setiap orang pernah mengalami kesepian. karena kesepian merupakan bagian dalam hidup. rasa sepi itu tergantung pada mental orang dan kasus penyebabnya

ketidakpastian
artinya keadaan yang tidak pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal usul yang jelas, itu semua bisa disebabkan karena pikiran yang tidak konsentrasi oleh berbagai sebab, yang jelas pikirannya kacau.

orang yang pikirannya terganggu tidak dapat lagi berfikir secara teratur apalagi mengambil kesimpulan

beberapa sebab orang tak dapat berfikir dengan pasti

1. obsesi
gejala neurosa jiwa yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal hal yang tidak menyenangkan.atau sebab sebabnya tak diketahui oleh penderita. misal selalu berfikir ada orang yang ingin menjatuhkan dia

2.phobia
rasa ketakutan yang tak terkendali,tidak normal kepada sesuatu hal atau kejadian yang tanpa diketahui sebab sebabnya

3.kompulsi
adanya keragu-raguan tentang apa yang telah dikerjakan sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan serupa berkali kali

4.histeria
adalah neurosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental , kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, tidak mampu menguasai diri , sugesti dari sikap orang lain

5.delusi
menunjuk-khan pikiran yang tidak beres karena berdasarkan suatu keyakinan palsu, tidak dapat memakai akal sehat, tidak ada unsur kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman (delusi melancholis merasa dirinya bersalah, hina, dan berdosa)

6.halusinasi
khayalan yang terjadi tanpa rangsangan panca indera

7. keadaan emosi
dalam keadaan tertentu seseorang terpengaruh emosinya, ini nampak pada gangguan pada nafsu makan, pusing pusing, muka merah, nadi bergerak cepat, keringat, tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah, sikap apatis, sikap terlalu bergembira dengan gerakan misal lari-larian, nyanyian, ketawa, berbicara , sikap berupa kesedihan yang menekan, tidak bernafsu, tidak bersemangat, gelisah, resah, tidak mau bicara, diam seribu bahasa, termenung dan menyendiri.

ANGGA CHEN