Pages

Kamis, 09 Oktober 2014

SUSAH MOVE ON


SUSAH MOVE ON

Banyak orang, khususnya anak muda menyangka bahwa move on itu merupakan fenomena sekarang.
Mereka tidak tahu kalau orang tua juga punya masalah dengan kegalauan.
Mereka merasa kalau itu hanya masalah remaja, padahal yang berbahaya adalah orang-orang tua yang galau dan tidak move on.
Move on itu bukan kecepatan pada bergeraknya, tetapi keputusan untuk segera bergerak.
Karena perubahan itu bukan berapa besar Anda bergerak.
Yang harus dikhawatirkan adalah Anda tidak bergerak setelah move on baru kita move up,
untuk mengerti apa yang harus dilakukakan,
untuk segera maju ke taraf kehidupan yang lain.
Ada orang yang menikmati penderitaan.
Penderitaan itu tidak enak, tetapi baginya ada keindahan di dalam perasaan sebagai victim (korban).
Dia merasa bahwa…
dirinya dikecualikan oleh Tuhan di dalam penderitaan…
lalu melihat kehidupan orang lain lebih baik.
Orang-orang ini tidak maju dalam kehidupan, sedangkan yang lain memperbaiki luka-luka, dan move on menuju lebih baik.
“Dalam Move On, yang terpenting bukanlah kecepatan bergeraknya tetapi keputusan untuk segera bergerak.”
Kebesaran hati…, berarti kita harus memiliki hati yang besar.
Salah satu cara untuk memperbesar hati adalah dengan ikhlas…derita bisa membuat hati menjadi besar.
Penonton lebih hebat dari pemain, penonton lebih pintar berkomentar.
Jadilah penonton bagi kehidupan Anda sendiri.
Bagi Anda yang menderita visi-kan diri Anda, untuk keluar belajar melihat diri Anda yang sedang menderita.
Jika penonton itu lebih hebat dari yang lain, 
jadilah Anda penonton yang berkomentar bagus bagi Anda.
Untuk megetahui tanda-tanda dari Tuhan yang diberikan kepada kita, apakah kita harus move on atau tidak..
Adalah kita bisa membedakan ya, tidak atau belum, pilih, putuskan lalu minta perlindungan,
Jangan meminta Tuhan melakukan yang sebetulnya bisa Anda lakukan.
Kebanyakan diantara kita menunggu adanya perubahan hidup, karena Tuhan belum melakukan yang bisa kita lakukan..
Yaitu memilih, memutuskan, melakukan dengan ikhlas dan menerima dampaknya.
Succes is in the doing, not in the hoping
Sukses berada dalam tindakan,bukan di dalam harapan
“Bukti terbaik bahwa Anda berdoa adalah kalau Anda bertindak”.
Orang yang menderita, dia hidup di dalam kepastian.
Orang yang Move On hidup di dalam ketidapastian, ini persepsi yang salah ..
Karena Orang-orang sedih yang meratap.., dan tidak Move On ini hidup dalam kepastian.
Sedangkan kita semua yang happy hidup dalam kesementaran.
Orang yang SUMO menganggap penderitaannya pasti, ia anggap penderitaannya final.
Orang-orang SUMO itu tegas memfinalkan hidupnya sebagai penderita selamanya.
Kenapa ia sulit dinasehati ?
Karna ia tidak percaya bahwa kehidupan itu bisa diubah.
Semua orang mempunyai masalah yang mirip, yang beda adalah reaksinya.
Tuhan tidak memberikan masalah yang tidak bisa diselesaikan.
“Cara bereaksi terhadap suatu masalah, menentukan tingkat kelas seseorang.”
Sad people like sad stories…
Orang-orang sedih menyukai hal-hal yang sedih.
Yang terulang rutin dihatimu menjadi dirimu.
Jadi …
Kapan bisa dia ditolong dari kesedihan,kalau ketertarikannya adalah kesedihan.
Itu sebabnya bersahabatlah dengan orang-orang yang bahagia.
Pilihlah kebahagiaan
“Sesuatu yang rutin terulang di hati seseorang, akan membentuk karakternya.”
Orang yang susah Move On berpegang pada penderitaan.
Kalau dia lepaskan penderitaan, dia akan bahagia..
Karena dalam kebahagiaan, ada kemungkinan akan kecewa lagi.
“Pagangan yang terbaik adalah orang yang Anda cintai dan mencintai Anda.”
Ibu, ayah, suami, istri mereka adalah pegangan terbaik.
Karena bagi orang yang sedang menderita, yang sedang sedih, pegangan yang terbaik adalah orang yang Anda cintai dan mencintai Anda.
Anda tidak mempunyai pegangan hidup, kecuali Anda mulai dengan mencintai,
dan Anda disebut hebat sekali, jika orang yang cintai itu sulit dicintai.
Kemampuan mencintai nomor 2 setelah Tuhan..
Adalah kemampuan mencintai ibunda.
Di dalam kesedihan Anda menolehlah, dan Anda segera melihat orang-orang yang Anda cintai dan yang mencintai Anda.
Pembenci cinta tidak akan pernah baik untuknya.
Ada 3 ciri-ciri pembenci cinta :
1. Hatinya marah
2. Mulutnya keji
3. Tindakannya kejam
Kadang-kadang orang yang mencemooh cinta itu….
Karena pengertiannya sama rendah dengan cinta.
Janganlah jadi pembenci cinta..
Karena kehidupan ini berperilaku seperti tembok yang Anda ajak main tenis.
Jika Anda smash tembok Anda akan di-smash balik..
Oleh karena itu bermainlah wajar, kehidupan akan berespon seindah perilaku kita.
“Kehidupan akan berespon seindah perilaku kita.”
Ketakutan orang muda adalah ketidakpastian masa depan..
Karena takut mengenai ketidakpastian; memilih ketidakpastian walaupun jelek.
Kesimpulan:
Keindahan kehidupan datang dari penataan yang bijak .
Orang yang uangnya sedikit, akan indah kehidupannya kalau ditata dengan baik.
Banyak orang menganggap keindahan kehidupannya dari memiliki.
Keindahan kehidupan datang dari penataan, bukan dari kepemilikan.
Penataan hati yang lengket pada penderitaan..
tidak bergerak karena takut pada ketidakpastian.
Hiduplah ikhlas pada keinginan Tuhan….
agar kita berupaya melakukan yang bisa kita lakukan,
agar Tuhan melakukan yang tidak bisa kita lakukan.
Tuhan memiliki kemampuan yang hebat sekali,
untuk menyembunyikan Anda dari diri Anda sendiri.
Anda tidak pernah tahu, Anda akan menjadi apa di masa depan.
Kalau Anda demikian penting di masa depan, Anda tidak mungkin diberitahu sekarang.
Tuhan suka mengagetkan Anda dengan kehebatan masa depan.
Maka sambutah ketidakpastian,..
Lalu berdirilah dihadapan Tuhan…
Tuhanku sesungguhnya aku pribadi yang sangat sederhana yang hanya bisa hebat…
apabila Engkau hebatkan…
Maka aku ikhlaskan diriku untuk mengalami kesalahan …
dan kegagalan sebagai ujian…
untuk menjadikan diriku pantas bagi kelas-kelas kehidupan yang lebih tinggi
byinspirasiblastlinks.

Selasa, 07 Oktober 2014

PINTAR SEKOLAH BISA ALAMI KESULITAN


Yang Pintar di Sekolah Bisa Alami Kesulitan Ekonomi?


                                              Rhenald Kasali (@Rhenald Kasali)

Seorang mahasiswi mengeluh. Dari SD hingga lulus S-1, ia selalu juara. Namun kini, di program S-2, ia begitu kesulitan menghadapi dosennya yang menyepelekannya. Judul tesisnya selalu ditolak tanpa alasan yang jelas. Kalau jadwal bertemu dibatalkan sepihak oleh dosen, ia sulit menerimanya.

Sementara itu, teman-temannya, yang cepat selesai, jago mencari celah. Ia menduga, teman-temannya yang tak sepintar dirinya itu "ada main" dengan dosen-dosennya. "Karena mereka tak sepintar aku," ujarnya.

Banyak orangtua yang belum menyadari, di balik nilai-nilai tinggi yang dicapai anak-anaknya semasa sekolah, mereka menyandang persoalan besar: kesombongan dan ketidakmampuan menghadapi kesulitan. Bila hal ini saja tak bisa diatasi, maka masa depan ekonominya pun akan sulit. 

Mungkin inilah yang perlu dilakukan orangtua dan kaum muda: belajar menghadapi realitas dunia orang dewasa, yaitu kesulitan dan rintangan.

Hadiah orangtua

Psikolog Stanford University, Carol Dweck, yang menulis temuan dari eksperimennya dalam buku The New Psychology of Success, menulis, "Hadiah terpenting dan terindah dari orangtua pada anak-anaknya adalah tantangan".

Ya, tantangan. Apakah itu kesulitan-kesulitan hidup, rasa frustrasi dalam memecahkan masalah, sampai kegagalan "membuka pintu", jatuh bangun di usia muda. Ini berbeda dengan pandangan banyak orangtua yang cepat-cepat ingin mengambil masalah yang dihadapi anak-anaknya.

Kesulitan belajar mereka biasanya kita atasi dengan mendatangkan guru-guru les, atau bahkan menyuap sekolah dan guru-gurunya. Bahkan, tak sedikit pejabat mengambil alih tanggung jawab anak-anaknya ketika menghadapi proses hukum karena kelalaian mereka di jalan raya.

Kesalahan mereka membuat kita resah. Masalah mereka adalah masalah kita, bukan milik mereka.

Termasuk di dalamnya adalah rasa bangga orangtua yang berlebihan ketika anak-anaknya mengalami kemudahan dalam belajar dibandingkan rekan-rekannya di sekolah.

Berkebalikan dengan pujian yang dibangga-banggakan, Dweck malah menganjurkan orangtua untuk mengucapkan kalimat seperti ini: "Maafkan Ibu telah membuat segala sesuatu terlalu gampang untukmu, Nak. Soal ini kurang menarik. Bagaimana kalau kita coba yang lebih menantang?"

Jadi, dari kecil, saran Dweck, anak-anak harus dibiasakan dibesarkan dalam alam yang menantang, bukan asal gampang atau digampangkan. Pujian boleh untuk menyemangati, bukan membuatnya selalu mudah.

Saya teringat masa-masa muda dan kanak-kanak saya yang hampir setiap saat menghadapi kesulitan dan tantangan. Kata reporter sebuah majalah, saya ini termasuk "bengal". Namun ibu saya bilang, saya kreatif. Kakak-kakak saya bilang saya bandel. Namun, otak saya bilang "selalu ada jalan keluar dari setiap kesulitan".

Begitu memasuki dunia dewasa, seorang anak akan melihat dunia yang jauh berbeda dengan masa kanak-kanak. Dunia orang dewasa, sejatinya, banyak keanehannya, tipu-tipunya. Hal gampang bisa dibuat menjadi sulit. Namun, otak saya selalu ingin membalikkannya. Demikianlah, hal-hal sepele sering dibuat orang menjadi masalah besar.

Banyak ilmuwan pintar, tetapi reaktif dan cepat tersinggung. Demikian pula kalau orang sudah senang, apa pun yang kita inginkan selalu bisa diberikan.

Panggung orang dewasa

Dunia orang dewasa itu adalah sebuah panggung besar dengan unfair treatment yang menyakitkan bagi mereka yang dibesarkan dalam kemudahan dan alam yang protektif. Kemudahan-kemudahan yang didapat pada usia muda akan hilang begitu seseorang tamat SMU.

Di dunia kerja, keadaan yang lebih menyakitkan akan mungkin lebih banyak lagi ditemui. Fakta-fakta akan sangat mudah Anda temui bahwa tak semua orang, yang secara akademis hebat, mampu menjadi pejabat atau CEO. Jawabannya hanya satu: hidup seperti ini sungguh menantang.

Tantangan-tantangan itu tak boleh membuat seseorang cepat menyerah atau secara defensif menyatakan para pemenang itu "bodoh", tidak logis, tidak mengerti, dan lain sebagainya. Berkata bahwa hanya kitalah orang yang pintar, yang paling mengerti, hanya akan menunjukkan ketidakberdayaan belaka.  Dan pernyataan ini hanya keluar dari orang pintar yang miskin perspektif, dan kurang menghadapi ujian yang sesungguhnya.

Dalam banyak kesempatan, kita menyaksikan banyak orang-orang pintar menjadi tampak bodoh karena ia memang bodoh mengelola kesulitan. Ia hanya pandai berkelit atau ngoceh-ngoceh di belakang panggung, bersungut-sungut karena kini tak ada lagi orang dewasa yang mengambil alih kesulitan yang ia hadapi.

Di Universitas Indonesia, saya membentuk mahasiswa-mahasiswa saya agar berani menghadapi tantangan dengan cara satu orang pergi ke satu negara tanpa ditemani satu orang pun agar berani menghadapi kesulitan, kesasar, ketinggalan pesawat, atau kehabisan uang.

Namun lagi-lagi orangtua sering mengintervensi mereka dengan mencarikan travel agent, memberikan paket tur, uang jajan dalam jumlah besar, menitipkan perjalanan pada teman di luar negeri, menyediakan penginapan yang aman, dan lain sebagainya. Padahal, anak-anak itu hanya butuh satu kesempatan: bagaimana menghadapi kesulitan dengan caranya sendiri.

Hidup yang indah adalah hidup dalam alam sebenarnya, yaitu alam yang penuh tantangan. Dan inilah esensi perekonomian abad ke-21: bergejolak, ketidakpastian, dan membuat manusia menghadapi ambiguitas. Namun dalam kondisi seperti itulah sesungguhnya manusia berpikir. Dan ketika kita berpikir, tampaklah pintu-pintu baru terbuka, saat pintu-pintu hafalan kita tertutup.

Jadi inilah yang mengakibatkan banyak sekali orang pintar sulit dalam menghadapi kesulitan. Maka dari itu, pesan Carol Dweck, dari apa yang saya renungi, sebenarnya sederhana saja: orangtua, jangan cepat-cepat merampas kesulitan yang dihadapi anak-anakmu. Sebaliknya, berilah mereka kesempatan untuk menghadapi tantangan dan kesulitan.

Rabu, 01 Oktober 2014

CINTA TAK TERBALAS


Cinta Tak Terbalas

Masalah cinta adalah masalah yang sangat pelik sekali dalam dunia remaja, di sana sini pasti terjadi hal-hal yang selalu kita inginkan apalagi sebaliknya. Tidak dan belum ada cerita dunia percintaan yang selalu mulus, alus, mblunus, dan serba us.
Hal paling menyenangkan dalam hubungan cinta adalah bisa bersama dengan orang yang Anda cintai. Namun, tidak semua hubungan cinta bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Kenyataannya, banyak juga lho orang yang hanya bisa memendam cinta dan cintanya bertepuk sebelah tangan.

Ketika mengalami hal ini, sudah pasti Anda harus melupakannya dan move on. Ini tidak mudah karena sangat sulit melupakan orang yang benar-benar Anda cintai dan merelakannya bersama perempuan lain. Tetapi, kalau dipikir-pikir, kenapa sih si dia tidak mencintai Anda?

1. Anda berusaha terlalu keras untuk mendapatkannya.
Ketika menyukai seseorang, Anda pasti berusaha untuk mendekatinya dengan berbagai cara. Terkadang cara merayu ini terlihat terlalu agresif dan Anda terlihat sangat membutuhkannya. Sikap seperti ini bisa membuat pria jadi ilfil. Pria punya sifat sebagai pengejar sehingga mereka lebih suka jadi sosok yang mengejar dan bukan dikejar-kejar. Jadi, jika Anda tertarik dengan seorang pria, sebaiknya beri saja petunjuk dan sinyal-sinyal bahwa Anda tertarik agar ia penasaran dan mulai mengejar Anda.

2. Anda bukan tipenya.
Perempuan mana pun pasti sakit hati saat cintanya ditolak, apalagi saat si dia bilang kalau Anda bukan tipe perempuan yang diinginkannya. Sekalipun begitu, jangan pernah berpikir untuk mengubah diri Anda hanya untuk menjadi orang yang tepat untuknya. Jika ingin berubah, sebaiknya berubahlah untuk diri Anda sendiri agar menjadi orang yang lebih baik.

3. Dia hanya ingin berteman.
Ketika sedang bersama Anda, apa si dia suka membicarakan tipe perempuan yang disukainya atau langsung menyebutkan siapa orang yang disukainya? Kalau memang begini, sudah pasti dia hanya hanya menganggap Anda sebagai temannya. Bisa juga karena Anda dari awal sudah menolak atau tak menyadari sinyal-sinyal cintanya di awal pertemanan. Akibatnya, saat si dia sudah menyerah, Anda baru sadar kalau Anda menyukainya.

4. Dia tak tahu Anda menyukainya.
Sudah memberi sinyal dan meninggalkan petunjuk kecil bahwa Anda menyukainya, tetapi si dia tak juga mengejar Anda? Hmm... mungkin dia memang benar-benar tidak sadar kalau Anda suka kepadanya. Kalau sudah begini, Anda bisa membuat petunjuk ini jadi lebih jelas dengan menggunakan kata-kata yang secara halus mengekspresikan perasaan Anda. Jangan katakan terus terang kalau Anda jatuh cinta kepadanya. Cukup goda saja dirinya untuk membuat dia lebih tertarik.

5. Dia belum siap pacaran.
Banyak perempuan yang belum menyadari hal ini, tetapi beberapa pria memiliki cara untuk mengetahui apakah seorang perempuan cocok untuk jadi pasangannya. Proses ini memakan waktu yang cukup lama karena ia masih bimbang untuk memutuskan langkah hubungan selanjutnya. Jika sangat sulit dan Anda merasa terlalu lama menunggu, ini berarti Anda memang harus melupakan dirinya.
6. Dia di bawah pengaruh keluarganya.
Cinta bertepuk sebelah tangan belum tentu tak berarti si dia tak suka kepada Anda. Bisa jadi alasan Anda dan dia tak bisa bersatu adalah karena tekanan dari keluarga atau teman-teman yang mungkin menganggap Anda bukan calon pasangan yang tepat untuknya. Jika hal ini terjadi, lupakan saja dia karena dia bukan pria sejati yang bisa memiliki pendapat sendiri mengenai siapa orang yang baik untuknya.
7. Dia pikir Anda tak memenuhi syarat.
Anda pasti punya kriteria tersendiri saat mencari pasangan. Sadarilah bahwa tak cuma Anda yang punya daftar ini. Cobalah tanyakan kepadanya seperti apa tipe perempuan idamannya, apakah Anda masuk dalam kriterianya? Jika tidak, Anda tahu jawaban atas perasaan cinta Anda kan?

8. Dia tak punya waktu untuk Anda.
Mencintai seorang workaholic? Seorang pria seperti ini sudah punya prioritas yang jelas dalam hidupnya, yaitu karier. Baginya, bisa jadi pekerjaannya lebih menarik daripada hubungan cinta dengan Anda.

9. Dia tahu bisa memiliki Anda dengan mudah.
Saat jatuh cinta, ada gerak-gerik Anda yang tanpa sadar menunjukkan perasaan Anda kepadanya. Ketika pria menangkap tanda-tanda ini, kebanyakan pria berpikir bahwa mereka bisa dengan mudah memiliki Anda. Karena itu, mungkin saja mereka berpikir bahwa Anda pasti selalu ada untuknya setiap saat. Akibatnya, mereka jadi lebih suka untuk menjalin hubungan tanpa status dengan Anda sambil mengencani perempuan lain.

By: female.kompas.