TUGAS DARING BAHASA INDONESIA
Hari Senin 2 November 2026
KELAS VIII A
JAM KE 3-4
TUGAS:
TUGAS DARING MANDIRI BAHASA INDONESIA
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Kelas / Semester: VIII (Delapan) / Ganjil
PETUNJUK UMUM:
- Bacalah teks berita panjang di bawah ini dengan cermat, teliti, dan saksama!
- Jawablah 10 pertanyaan esai/uraian yang tersedia berdasarkan isi teks tersebut.
- Gunakan kalimat yang jelas, runtut, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.
- Kumpulkan tugas ini sesuai dengan waktu dan instruksi yang diberikan oleh guru pengampu melalui media daring (WhatsApp).
BAGIAN I: TEKS BACAAN
Siswa MTs di Yogyakarta Berhasil Kembangkan Inovasi Eco-Brick untuk Atasi Sampah Plastik Sekolah
YOGYAKARTA — Masalah sampah plastik di lingkungan sekolah kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, sebuah langkah nyata dan inspiratif ditunjukkan oleh para siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Yogyakarta. Melalui program ekstrakurikuler lingkungan hidup, kelompok siswa kelas 8 berhasil menciptakan inovasi eco-brick (bata ramah lingkungan) yang kini mulai diterapkan untuk membangun fasilitas penunjang di lingkungan madrasah sejak awal pekan lalu.
Inovasi ini bermula dari keprihatinan para siswa melihat banyaknya sampah botol plastik bekas minuman dan bungkus jajanan plastik yang berserakan di kantin maupun halaman sekolah setelah jam istirahat. Dalam kurun waktu satu bulan, tim yang beranggotakan sepuluh siswa tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari 500 botol plastik bekas dan ribuan bungkus plastik bersih.
Proses pembuatan eco-brick ini tergolong sederhana namun membutuhkan ketelitian tinggi. Sampah plastik bersih dipotong-potong kecil, lalu dimasukkan ke dalam botol plastik bekas hingga padat dengan berat minimal tertentu menggunakan bantuan tongkat kayu. Botol-botol yang telah terisi padat tersebut kemudian disusun dan direkatkan menggunakan semen serta cat warna-warni, sehingga berubah menjadi blok bangunan yang kuat menyerupai batu bata konvensional.
Kepala MTs Negeri 1 Yogyakarta, Bapak Drs. H. Ahmad Fauzi, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas para siswanya. Menurutnya, proyek ini tidak hanya menjadi solusi cerdas dalam mengurangi volume sampah plastik di sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan menerapkan prinsip recycle (daur ulang).
“Kami sangat bangga dengan apa yang dicapai anak-anak kita. Mereka tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi langsung mempraktikkan kepedulian nyata terhadap lingkungan sekitar. Harapannya, hasil dari eco-brick ini dapat digunakan untuk membuat pagar taman, bangku-bangku pojok literasi, serta pot bunga hias di halaman madrasah,” ujar Ahmad Fauzi saat ditemui di ruang kerjanya pada hari Rabu (14/10).
Selain berdampak pada kebersihan lingkungan sekolah, proyek ini juga menarik perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta. Pihak DLH berencana melirik inovasi ini untuk dijadikan percontohan program Adiwiyata tingkat regional bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Yogyakarta. Dengan semangat gotong royong dan kreativitas tanpa batas, para pelajar madrasah membuktikan bahwa sampah yang dianggap remeh pun dapat disulap menjadi sesuatu yang bernilai guna tinggi.
BAGIAN II: SOAL ESAI (10 NOMOR)
- Bagaimanakah peristiwa atau kejadian utama yang dilaporkan dalam teks berita di atas? Jelaskan secara singkat!
- Temukan unsur-unsur berita (5W+1H) dalam teks di atas dengan mengisi informasi berikut:
- What (Apa): ...
- Who (Siapa): ...
- Where (Di mana): ...
- When (Kapan): ...
- Why (Mengapa): ...
- How (Bagaimana): ...
- Apakah latar belakang atau alasan utama yang mendorong para siswa MTs Negeri 1 Yogyakarta menciptakan inovasi eco-brick?
- Jelaskan secara singkat langkah-langkah atau proses pembuatan eco-brick berdasarkan isi teks bacaan di atas!
- Apa saja bentuk fasilitas atau barang yang direncanakan akan dibuat dari hasil eco-brick tersebut di lingkungan madrasah?
- Bagaimanakah tanggapan dan dukungan dari Kepala MTs Negeri 1 Yogyakarta terhadap program inovasi yang dilakukan oleh para siswanya?
- Instansi atau lembaga pemerintah apa yang turut memberikan perhatian dan berencana menjadikan inovasi ini sebagai percontohan program Adiwiyata?
- Carilah 2 (dua) contoh kata kerja (verba) tindakan yang terdapat pada paragraf ketiga teks berita di atas!
- Carilah 2 (dua) contoh kata keterangan (adverbia) waktu atau tempat yang menunjukkan unsur kapan atau di mana dalam teks berita tersebut!
- Menurut pendapatmu, nilai-nilai teladan apa saja yang dapat dipelajari oleh pelajar lain setelah membaca kisah inspiratif dari siswa MTs di Yogyakarta ini? Berikan alasannya!
Dikerjakan di buku tulis, difoto, dan dikirim ke WA pak Budi 08123584226