Pages

Tampilkan postingan dengan label KALIMAT BIJAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KALIMAT BIJAK. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Januari 2014

SURAT CINTA DAKU



Dikau boleh ketawa ngakak. Boleh juga cengengesan di depan gadget yang dikau punya. Sebab yang daku tulis ini asli cerita jadul. Cerita ketika daku jatuh cinta sama cewek, tapi gak berani ngomong langsung. Daku cuma bisa mengungkapkan isi hati daku lewat tulisan. Itulah surat cinta daku yang daku tulis khusus untuk wanita yang daku suka. Tapi apa mau dikata, surat-surat itu gak pernah sampai ke tangan tuh cewek. Karena surat cinta itu hanya bersemayam di dalam pc 486 milik daku dengan monitor monochrom yang mungkin barangnya udah sulit dikau lihat saat ini.
Waktu itu gak sengaja, daku nemuin surat cinta daku dari hardisk komputer lama daku. Bukanya juga harus pakai program Wordstar. Jaman dulu mana ada sistem operasi windows dan Microsoft Office. Kalau kita mau pakai komputer, kita harus buka pakai sistem operasi DOS dulu, baru kemudian kita ngetik pakai Wordstar atau disingkat WS.
Daku jadi tersenyum sendiri membaca surat cinta daku. Daku udah jadi orang gila nomor wahid. Daku pinter banget merangkai kata indah. Daku pun bermertamorfosis menjadi seorang penyair.  Banyak puisi yang tiba-tiba terlahir begitu saja. Kayaknya, almarhum WS Rendra kalah sama puisi bikinan daku. hehehe.
Cuma sayang seribu sayang. Puisi dan surat cinta yang daku buat cuma dibaca oleh daku. Dinikmati oleh daku, dan disimpen oleh daku sendiri. Daku jadi pengagum diri daku sendiri. Waktu itu belum ada internet kayak sekarang. Semua curhatan hati, daku simpen dalam pc jadul daku.
Dikau boleh bilang daku tipe cowok pengecut. Tapi kalau daku boleh membela diri, semua itu daku lakukan karena daku kagak bisa ngomong sama tuh cewek yang daku suka. Setiap kali daku mau ngomong, mulut daku selalu terkunci. Padahal daku udah sempet latihan 5 hari 5 malam di depan cermin yang ada dalam kamar daku. Bahkan daku hafalin rayuan maut agar doski kelepek-kelepek sama daku.
Akhirnya, daku cuma bisa nulis surat cinta. Daku luapkan segenap perasaan daku di pc jadul daku. Daku tumpahkan uneg-uneg yang ada di dalam dada.  Daku pun berimajinasi, seolah-olah ngobrol dengannya.
Biar edikau kagak penasaran, daku copas sedikit isi surat cinta daku.
Buat Adinda yang Kanda Kagumi
Kanda merasakan sesuatu yang terindah bila bersamamu. Entah kenapa ada perasaan yang begitu menggoda kanda bila adinda ada di dekat kanda. Bau parfum tubuhmu, dan segenap apa yang ada padamu begitu menggota pupil mataku. Aku pun terhanyut dalam bayanganmu yang terus menerus mengikutiku.
Ingin rasanya bersama denganmu. Bicara dari hati ke hati, dan kuutarakan cinta. Namun bibirku serasa bisu. Aku tak bisa berbicara. Satu patah katapun aku tak sanggup.
Kesederhanaanmu, dan sifat keibuan yang ada padamu telah menggoyahkan imanku. Bahkan ketika aku tertidur pulas, hanya wajah engkau yang terbayang dalam mimpi indahku. Engkau tersenyum kepadaku, dan berkata, ” Dinda sayang sama Kanda”.
Oh bulan todikaung diriku. Katakan juga kepadanya aku juga cinta. Gejolak asmara ini begitu memenjarakanku. Akupun terlibat dalam asmara yang memabukkan.
Dinda, aku tak bisa banyak bicara padamu. Kanda hanya bisa menulis surat cinta. Surat cinta yang tak akan pernah sampai kepadamu, karena surat ini hanya bersemayam dalam gua yang bernama PC. Komputer jadulku yang menjadi saksi bisu.

Salam sayang selalu,
Dari Kanda untuk Dinda seorang.
Begitulah sedikit surat cinta daku yang terpaksa daku ketik ulang buat dikau. Biar dikau bisa ngerasain apa yang daku rasakan saat itu.  Daku cuma bisa nulis surat, dan gak pernah surat itu daku kirimkan. Dia tetap bersemayam dalam PC jadul daku yang sudah lama banget gak daku pakai.
Kini daku temukan lagi surat cinta itu. Gak sengaja. Membuka kisah lama yang terpendam. Dinda sudah menjadi milik orang lain. Dinda sudah menjadi istri orang lain. Daku hanya bisa terdiam ketika menerima undangan biru. Dinda menikah dengan orang lain.
Sedih. Sedih banget. Itu yang daku rasain. Padahal kata adiknya, Dinda sebenarnya suka ama daku. Cuma sayang, daku kagak pernah berani mengungkapkan isi hati daku kepadanya. Makanya, buat edikau yang sedang jatuh cinta atau dimabuk asmara. Bila dikau jatuh cinta, gak usah bikin surat cinta. Langsung aja tembak tuh cewek yang dikau suka. Perkara ditolak ya gak papa, daripada dikau gak pernah mencoba sama sekali.
Kayak daku yang pengecut, dan gak pernah berani mengungkapkan perasaan cinta daku kepada wanita yang daku suka. Daku cuma bisa nulis surat cinta. Entah sudah berapa lembar yang sudah daku tulis. Mungkin bisa jadi buku sastra buat mereka yang dimabuk asmara.
kompasiana

Minggu, 22 Desember 2013

DALAM HIDUP ADA TIGA HARI


DALAM HIDUP INI SELALU ADA TIGA HARI

Yang Pertama:
HARI KEMARIN
Kita tidak bisa mengubah apapun yang telah terjadi.
Kita tidak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Kita tidak mungkin lagi menghapus kesalahan,
dan mengulangi kegembiraan yang kamu rasakan kemarin.
Biarkan Hari kemarin lewat..
LEPASKAN saja....

Yang kedua:
HARI ESOK
Hingga mentari terbit esok hari,
Kita tak tahu apa yang akan terjadi..
Kita belum bisa melakukan apa-apa untuk esok hari..
Kita tidak mungkin tahu..,
sedih atau ceria di esok hari..
Karena Esok hari belum tiba,
BIARKAN saja...

Yang tersisa kini hanyalah:

HARI INI
Pintu masa lalu telah tertutup..
Pintu masa depanpun belum tiba..
Pusatkan saja diri kita untuk hari ini.
Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal untuk hari ini..,
Bila kita mampu melupakan hari kemarin..
Dan melepaskan ketakutan akan esok hari.

Hiduplah HARI INI...
Karena, masa lalu.. dan masa depan..
hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya...
Karena yang ada hanyalah hari ini.
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati..
dan rasa hormat..,
Meski mereka berlaku buruk pada kita..

Sayangilah seseorang sepenuh hati hari ini..,
karena mungkin besok cerita sudah berganti...

ingatlah bahwa kita menunjukkan penghargaan pada orang lain..
bukan karena siapa mereka...,
tetapi karena siapakah diri kita sendiri..

Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekang..
Atau Masa Depan membuat kamu bingung..

Berterima kasihlah pada orang yang telah melukai hati,
karena dia telah membuat hati kita Semakin Kuat..

Berterima kasilah pada orang yang telah membohongi,
karena dia membuat hidup kita Semakin Bijaksana..

Berterima kasihlah pada orang yang telah membenci,
karena dia yang mengasah ketegaran kita..

Dan berterima kasilah pada orang yang telah menyayangi kita,
karena itulah ANUGERAH TERINDAH dalam hidup kita.

Kamis, 22 Agustus 2013

ORANG BAIK ITU ISTIMEWA


Orang Baik Itu Istimewa
Kenapa sih harus kita yang mengalah? Kenapa sih harus kita yang bersabar? Kenapa sih kok harus kita yang bermanis muka kepada orang lain? Kenapa sih harus kita yang lebih giat bekerja sementara orang lain bermalas-malasan? Kenapa sih kok harus kita yang harus selalu berbuat baik, berbuat baik, dan berbuat baik lagi?

Ya, memang kita yang harus mengalah, bersabar, bermanis muka, giat bekerja dan berbuat aneka kebaikan. Karena kita ingin menjadi orang baik yang sebenar-benarnya dan sebaik-baiknya. Karena kita tak ingin hanya baik di angan-angan saja, tapi baik dalam kenyataannya baik dihadapan manusia maupun di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Maka orang yang baik ya harus beramal (berbuat) baik. Kalau beramal buruk berarti jadilah kita orang yang buruk atau jahat. Tentu kita inginnya jadi orang baik dan tak kepingin jadi orang  jahat (Na'udzubillahi min dzalik).

Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, yang bagaimanakah orang yang baik itu?" Nabi Saw menjawab, "Yang panjang usianya dan baik amal perbuatannya." Dia bertanya lagi, "Dan yang bagaimana orang yang paling buruk (jahat)?" Nabi Saw menjawab, "Adalah orang yang panjang usianya dan jelek amal perbuatannya." (HR. Ath-Thabrani dan Abu Na'im)

Saudaraku, kebaikan memang butuh perjuangan serta sering bertentangan dengan hawa nafsu dan keinginan kita. Berbuat baik memang harus mengalahkan sifat ananiyyah (ego) kita. Karena perbuatan baik itu juga balasannya sangat baik dan besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Meski demikian Allah tidak pernah memaksa kita kok untuk jadi orang baik. Bahkan soal keimanan sekalipun Allah memberi kebebasan buat kita memilih. Yang mau kafir-kafir lah! Yang mau beriman berimanlah dengan sebenar-benarnya. Yang mau jadi penjahat jadilah penjahat dan tunggulah pembalasan (azab) Nya. Dan yang ingin berbuat ikhsan (baik) berbuat ikhsan lah dengan jaminan bahwa perbuatan itu akan membuat kita meraih bahagia yang sejati lagi abadi.

Menjadi orang baik di mata Allah memang tidak mudah, kita harus mulai dengan mengokohkan keimanan, mengendalikan hawa nafsu dan meneguhkan tekad untuk istiqomah di dalamnya.

Meneguhkan keimanan agar kita tak pernah ragu bahwa apa yang kita lakukan akan membawa keuntungan besar yang tidak ada taranya dibanding kesusahan kita dalam melaksanakannya. Maka dengan keimanan inilah kita akan dapat mengendalikan hawa nafsu dan sekaligus bisa kuat untuk istiqomah di atas kebaikan tersebut.

Allah tidak menerima iman tanpa amal perbuatan dan tidak pula menerima amal perbuatan tanpa iman. (HR. Ath-Thabrani)

Janganlah kamu menjadi orang yang "ikut-ikutan" dengan mengatakan "Kalau orang lain berbuat kebaikan, kami pun akan berbuat baik dan kalau mereka berbuat zalim kami pun akan berbuat zalim". Tetapi teguhkanlah dirimu dengan berprinsip, "Kalau orang lain berbuat kebaikan kami berbuat kebaikan pula dan kalau orang lain berbuat kejahatan kami tidak akan melakukannya". (HR. Tirmidzi)

Saudaraku tak akan sama emas dengan tembaga, jelas beda antara padi dengan ilalang. Meskiun kadang di mata manusia yang 'rabun'  terlihat sama, namun sejatinya tetap tak akan luput dari pandangan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Bahkan kala kita merahasiakan kebaikan yang kita lakukan, kita akan mendapat nilai lebih di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Tidak ada yang rugi dari perbuatan baik meski diketahui maupun tidak  oleh manusia lain.

Seorang sahabat berkata kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, seseorang melakukan amal (kebaikan) dengan dirahasiakan dan bila diketahui orang dia juga menyukainya (merasa senang)." Rasulullah Saw berkata, "Baginya dua pahala yaitu pahala dirahasiakannya dan pahala terang-terangan." (HR. Tirmidzi)

Jadi, jangan lelah berbuat baik meski tidak ada orang yang melihat dan memujinya. Jangan lemah semangat meski kebaikan kita tak diakui bahkan mungkin dikhianati oleh manusia. Kita berbuat baik adalah karena kita ingin menjadi manusia istimewa di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. 

Kita berbuat baik bukan untuk dipuji dan disanjung, tapi untuk meraih ridho dan rahmat-Nya.  Agar Dia ridho dengan hidup dan mati kita, sehingga eridhoan itu mendatangkan rahmat yang termat sangat kita butuhkan untuk masuk dalam surga-Nya Allah Ta'ala. Adakah yang lebih penting dari keridho'an-Nya?

Sang teladan agung kita, Muhammad Shalallahu 'alaihi wa salam bersabda: Seorang masuk surga bukan karena amalnya tetapi karena rahmat Allah Ta'ala. Karena itu bertindaklah yang lurus (baik dan benar). (HR. Muslim)
Saudaraku, Orang Baik Itu Istimewa..