Pages

Senin, 22 Oktober 2012

APA ITU ALAY?

Apa Itu Alay?



SEBENARNYA APA ITU ALAY?
Alay adalah singkatan dari Anak layangan, Alah lebay, Anak Layu, atau Anak keLayapan yang menghubungkannya dengan anak JARPUL (Jarang Pulang). Tapi yang paling santer adalah anak layangan. Dominannya, istilah ini untuk menggambarkan anak yg sok keren, secara fashion, karya (musik) maupun kelakuan secara umum. Konon asal usulnya, alay diartikan "anak kampung", karena anak kampung yang rata-rata berambut merah dan berkulit sawo gelap karena kebanyakan main layangan.
Koentjara Ningrat:
"Alay adalah gejala yang dialami pemuda-pemudi Indonesia, yang ingin diakui statusnya diantara teman-temannya. Gejala ini akan mengubah gaya tulisan, dan gaya berpakain, sekaligus meningkatkan kenarsisan, yang cukup mengganggu masyarakat dunia maya (baca: Pengguna internet sejati, kayak blogger dan kaskuser). Diharapkan Sifat ini segera hilang, jika tidak akan mengganggu masyarakat sekitar"

Selo Soemaridjan:
"Alay adalah perilaku remaja Indonesia, yang membuat dirinya merasa keren, cantik, hebat diantara yang lain. Hal ini bertentangan dengan sifat Rakyat Indonesia yang sopan, santun, dan ramah. Faktor yang menyebabkan bisa melalui media TV (sinetron), dan musisi dengan dandanan seperti itu."
1. Suka banget pake tulisan atau teks yang GedE keCiL-gEdEkeciL
2. Sok bergaya Emo atau Harajuku tapi pas ditanya asalmulanya, gak tau sama sekali
3. Kalo sms atau ngirim komentar memakai bahasa aneh seperti, "aQuWh, maNi3eZz.."
4. Pokoknya gaya rambut si cowok persis kayak Kangen band (buset dah...)
5. Terlihat memakai postman bag berjenis kulit tapi ga jelas merk dan beli di distro yang mana...
6. Kurus kerempeng, suka memegang rambut dan bermuka bokat
7. Beraninya kalo bikin ulah pasti barengan dan gak berani kalo sendirian
8. Sok kaya, sok imut, sok cantik, sok keren, sok gaul, sok techno padahal waktu ditanya kode HTML aja gak bisa
9. Untuk lagu barat, mereka tidak tahu lagu barat yang sedang nge-tren dan mereka(orang alay) hanya tahu lagu barat dari jaman eighty dan ninety doank (parah gak sih?)
Yang paling parah memang anak-anak alay suka melebih-lebihkan serta kangen-band adalah pemicu gaya anak alay jaman sekarang...sifat- sifat alay itu sangatlah norak dan ga elit banget.
Alay itu orang kampung yang kampungan dengan dandanan kampungan, ngerti maksud saya? Tidak semua orang kampung itu kampungan, contohnya si doel, walaupun namanya berkesan alay tapi karakternya tidak alay. Nah orang kampung yang kampungan itu biasa disebut alay.

Apakah bukan orang kampung bisa disebut alay? Kita ambil contoh Vino G Bastian, menurut gw dia bukan orang kampung, tapi rambutnya berkesan alay dan sering dijadikan role model oleh alay namun karena perilaku dan mukanya yang tidak kampungan maka vino tidak termasuk alay..jadi.. Jawabannya bisa jadi, bukan orang kampung termasuk alay, namun kasus seperti ini teramat sangat jarang terjadi, karena rata-rata alay itu anak kampung.

Lalu apa itu kampungan?
Perilaku yang tidak mencerminkan dirinya sebagai manusia yang benar, setidaknya berbuat benar. Contohnya: tawuran antar kampung atau antar sma, nongkrong di halte bareng geng alaynya sambil godain cewek, bergerombol di stasiun, di mall jelek, di pasar sambil ngerokok terus bicara dengan nada yang tidak bisa disebut tinggi tapi lebih tepat cempreng sambil ngata2in temen se gengnya dan tentu saja sebagian masih menggoda cewek yang lewat, kalo di bioskop suka nyari perhatian dengan suara cemprengnya komentar gak jelas ketawa berlebihan dll

Apakah anak emo itu alay?
Tidak emo bukan alay. Emo adalah definisi yang berbeda dengan alay, namun alay kerap menggunakan dandanan style ala emo yg secara otomatis menjatuhkan pamor dari emo itu sendiri.

Perbedaan emo dengan alay gaya seperti apa?
Well, celana skinny dengan baju agak ketat warna item, make sepatu converse, gaya rambut lurus dan panjang di depan namun cepak di belakang. Namun acapkali alay mencoba menerapkan gaya tersebut, rambut yang seolah dipaksa2in, celana abal, baju abal, sepatu apa lagi, ditambah dengan ikat pinggang metal yang khas sekali, bisa dicari di pasar2 contohnya klender atau poncol.

Oke gayanya minta digampar emang

kebanyakan alay adalah supporter sepakbola yang fanatik atau berlebihan, sesuai dengan definisi kampungan dari seorang alay, yaitu tidak sportif kalo kalah, terus rusuh barang2 dirusakin, baru2 ini di bandung telah terjadi perusakan oleh alay saat pertandingan persib vs persija di ISL.

Selera musik?
Tidak jauh2 juga dari band2 yang terkadang berbusana layaknya alay seperti radja atau republik (vokalisnya gaya alay parah), dan band2 yang berirama melayu yang easy listening dan tidak perlu menggunakan musikalitas yang tinggi, contoh : kangen band, matta. Kalo ada konser didaerah beberapa alay berpotensi menimbulkan kerusuhan seperti saat band nidji atau ungu sedang manggung,, padahal yang maen ungu, klo seringai gitu masih mending lagu2nya menaikkan adrenaline, lah ini ungu dengan lagu cinta2an dan kemarin baru kolaborasi ama rossa
.  Arsyahafsah.

HARUSKAH MENANGIS


Menangis adalah ungkapan paling jujur tentang suara batin manusia, yang melambangkan kepasrahan total seorang hamba pada Rabbnya. Itulah sebabnya isak tangis gampang sekali menetes ketika ada kematian seseorang.
Menangis adalah fenomena universal yang menghinggapi manusia sejagat. Menangis juga merupakan peristiwa yang sangat manusiawi sekali, yang tidak hanya menimpa kita selaku manusia biasa.
Sebagaimana halnya Rasulullah, bagi kita umat Islam menangis tidak hanya terhenti pada aspek manusiawinya belaka, tapi bagaimana ia juga tetap berdimensi agama, yang memantulkan ketaatan seorang hamba kepada Khalik-nya.

Maka menangis menjadi amat sakral, yang semestinya tak pernah ada sebutan “air mata buaya”. Sebab, buayapun belum tentu pernah menangis. Karena menurut Abdullah Yusuf Ali — penulis The Holy Quran, menangis adalah ungkapan dari perasaan yang benar-benar khusyuk yang mudah tersentuh oleh kebenaran halus dan agung yang datang menyelinap ke dalam kalbu.

Menurut Ibnu Qayyim, ada 10 Jenis Tangis yaitu:

 1) Menangis karena kasih sayang dan kelembutan hati.
 2) Menangis karena rasa takut.
 3) Menangis karena cinta.
 4) Menangis karena gembira.
 5) Menangis karena menghadapi penderitaan.
 6) Menangis karena terlalu sedih.
 7) Menangis karena terasa hina dan lemah.
 8) Menangis untuk mendapat belas kasihan orang.
 9) Menangis karena mengikut-ikut orang menangis.
 10) Menangis orang munafik - pura-pura menangis.

Terlepas dari berbagai alasan yang melatarbelakangi tangisan, aktivitas mengeluarkan air mata ini ternyata memberikan manfaat, baik secara psikologis, sosial, medis maupun spiritual. Hal ini didasarkan pada beberapa penelitian para ilmuwan yang mengaitkan aktivitas menangis dengan efek psikologis dan medis.

Secara psikologis, menangis mampu membuat perasaan menjadi lebih baik, nyaman, dan tenang karena tangisan dapat membantu menyingkirkan kimiawi stres dalam tubuh. Berkaitan dengan ini, ada 4 manfaat menangis.

1. Meningkatkan mood
Menangis bisa menurunkan tingkat depresi seseorang. Dengan menangis, mood akan  terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena luapan perasaan atau emosi mengandung 24% protein albumin yang bermanfaat dalam mengatur kembali sistem metabolisme tubuh. Air mata tipe ini jelas lebih baik dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

2. Mengurangi stress
Penelitian menyatakan bahwa air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.

3. Melegakan perasaan
Sepertinya, setiap orang merasakan hal ini setelah menangis. Setelah menangis, berbagai masalah dan cobaan yang mendera, kekesalan dan amarah yang menyesak,  serta goresan sakit hati biasanya berkurang dan muncullah perasaan lega.
Perasaan lega yang dialami seseorang setelah menangis muncul karena sistem limbik, otak dan jantung menjadi lancar. Karena itu, keluarkanlah masalah di pikiran dengan menangis, jangan dipendam karena bisa menjadi tangisan yang meledak-ledak. Malu menagis sesak di dada, tertahan menjadi ganjalan perasaan yang sewaktu-waktu bisa memporakporandakan pertahanan jiwa, rasa bahkan raga.

4. Menjadi penghalang agresivitas
Orang yang sedang memuncak tingkat emosinya, meletup amarahnya biasanya akan berlaku dan bersikap lebih agresif bahkan bisa berdampak destruktif. Emosi yang diluapkan dengan menangis mampu menjadi penghalang agresivitas. Seperti yang diungkapkan Oren Hasson, seorang ilmuwan dari Univesitas Tel Aviv, Israel, bahwa dengan air mata, seseorang sebenarnya tengah menurunkan mekanisme pertahanan dirinya dan memberikan simbol dirinya tengah menyerah. bety-hikari.

Rabu, 17 Oktober 2012

MENINGKATKAN MEMORI


Memejamkan Mata Bisa Meningkatkan Memori

Ada cara yang mudah untuk meningkatkan memori, tutup mata Anda ketika sedang istirahat terjaga. Menurut para ilmuwan, memejamkan mata dalam keadaan terjaga setelah mendapat informasi baru dapat membantu otak mudah menyimpan informasi tersebut.

"Pembentukan memori baru pada otak tidak dapat diselesaikan dalam hitungan detik. Aktivitas yang Anda lakukan beberapa menit pertama setelah mendapatkan informasi baru benar-benar mempengaruhi seberapa baik Anda mengingat informasi tersebut setelah seminggu," kata Michaela Dewar, psikolog di University of Edinburgh, Skotlandia seperti dilansir mnn.

Penelitian dilakukan terhadap 33 orang dengan kisaran usia antara 61 sampai 87 tahun. Peserta penelitian diminta mendengarkan dua cerita pendek selama 15-30 menit dengan instruksi untuk mengingat detail cerita sebanyak mungkin dari masing-masing cerita.

Peserta dibagi ke dalam 2 kelompok, dimana satu kelompok diminta beristirahat sambil memejamkan mata dalam keadaan terjaga setelah mendengarkan cerita dan kelompok lain bermain komputer. Selanjutnya peserta diminta menggambarkan apa yang terjadi dalam setiap cerita tersebut.

Kemudian peserta harus mengingat kembali detail dari kedua cerita tersebut setelah 10 menit dan 7 hari kemudian. Peserta dalam kelompok orang yang memejamkan mata dalam keadaan terjaga lebih banyak mengingat tentang isi cerita, bahkan setelah seminggu kemudian, daripada kelompok lain.

Para peneliti menduga bahwa selama seseorang yang beristirahat dalam keadaan terjaga selama 10 menit setelah mendapatkan informasi, otak lebih mudah mengkonsolidasikan memori yang baru masuk menjadi memori jangka panjang. Tanpa konsolidasi memori, seseorang bisa melupakan informasi yang baru didapatkannya.

Sumber : detik.com

ORANG CERDAS OTAKNYA


Orang Bahagia Lebih Cerdas Otaknya

 Sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini menyebutkan, orang yang hidupnya ceria dan bahagia memiliki tingkat intelijensia yang lebih tinggi dibandingkan orang yang selalu murung dan merasa hidupnya tidak bahagia. Penelitian ini dilakukan terhadap 6.700 orang yang memiliki indikasi kesehatan mental buruk dan berpendapatan rendah.

"Kesehatan mental yang buruk dan pendapatan rendah memberikan kontribusi yang tidak baik bagi perkembangan intelligence quotient (IQ), serta menjadi penyebab ketidakbahagiaan seseorang dalam hidupnya," ujar para peneliti dari University College London, yang dipublikasikan dalam Jurnal Kesehatan Psikologi (Psychological Medicine Journal), Rabu pekan lalu.

Penelitian dilakukan dengan metode tanya-jawab dan kuisioner. Salah satu pertanyaan yang diajukan peneliti adalah: "Setelah melakukan kegiatan bersama-sama hari ini, apa yang Anda rasakan?" kemudian responden diberikan tiga pilihan jawaban, yaitu sangat senang, biasa saja, dan tidak bahagia.

Proporsi tertinggi ditemukan pada responden yang memiliki kriteria "sangat bahagia", yaitu 43 persen, dengan tingkat IQ cukup tinggi, antara 120-129. Mereka mengatakan, mereka sangat bahagia terhadap apa yang telah dilakukan sepanjang hari itu. Sedangkan proporsi tertinggi yang mengatakan "tidak bahagia", yaitu 12 persen, terjadi pada orang-orang yang memiliki tingkat IQ antara 79-80.

"Orang-orang yang berada di tingkatan terendah IQ menyatakan bahwa kehidupan yang mereka jalani tidak terlalu bahagia," ujar salah satu peneliti, dokter Angela Hassiotis. Karena itu, menurut Hassiotis, ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah kemunduran IQ pada anak-anak remaja dengan latar belakang sosial dan pendidikan yang tidak terlalu baik.

Kosultan psikologi dari The South London and Maudsley NHS Foundation, dokter Jonathan Campion mengatakan, penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kecerdasan. Namun, tingkat kesejahteraan hanyalah sebagian faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan. "Sebetulnya tingkat kecerdasan dipengaruhi secara integral oleh tingkat perekonomian dan penghasilan, kesehatan fisik, juga mental," ujar Campion.

Sumber : tempo

Minggu, 14 Oktober 2012

SYARAT CERPEN


         Syarat–syarat menulis atau membuat cerpen.

a.          Buatlah sinopsis (rangkuman) terlebih dahulu agar mudah mengembangkan
          idenya menjadi sebuah cerita.
b.          Sebuah cerita harus mengandung sebuah konflik utama yang menguasai            
          jalan cerita, pelaku utama, dan jalan cerita yang padat.
c.          Jika menulis cerpen, jangan melupakan unsur – unsure intrinsik seperti :
o           Unsur isi.
  -        Tema          :       Suatu pokok persoalan yang mendasari sebuah cerita
                                   (ketuhanan).
  -        Amanat       :       Pesan – pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada
                                   pembaca.  
o           Unsur Pembangun.
-        Tokoh                 :   Individu yang mengalami peristiwa di dalam cerita.         -        Penokohan        :   Cara pengarang menyajikan tokoh dalam cerita.
ü          Penokohan dibedakan menjadi :
§     Protagonis       :     Peran utama yang merupakan pusat cerita, biasanya tokoh
                                   yang baik.
§    Antagonis         :     Peran yang menentang peran utama, biasanya bersifat
                                   jahat.
§    Tritagonis         :     Peran pembantu atau menengah yang bertugas menjadi
                                  pendamai konflik.
ü          Fungsi penokohan :
  § Menghidupkan cerita.
  § Memegang alur cerita.
  § Menyampaikan keinginan pengarang.
-      Latar                   :   Tempat waktu dan suasana peristiwa yang ada dalam    
                                    cerita.
ü          Peran Latar :
§ Memperjelas kapan, dimana, dan bagaimana terjadinya suatu peristiwa dilaksanakan.
§ Memperjelas alur dan tokoh cerita.
§ Memperjelas suasana dan peristiwa dalam cerita.
Analisis Latar,Alur,Penokohan,dan Sudut Pandang

1.          Latar
Latar atau setting ialah tempat,waktu atau suasana yang terdapat dalam cerita. Sebuah cerita harus jelas di mana berlangsung suatu kejadian dan kapan. Demikian juga,bagaimana suasana atau keadaan ketika cerita itu berlangsung.

2.          Alur
Alur atau plot adalah rangkaian kejadian atau susunan peristiwa yang membentuk sebuah cerita, yang pada umumnya terjadi dari beberapa tahap.
a.          Pengantar.
Tahapan ini merupakan bagian cerita berupa lukisan waktu, tempat, atau keadaan yang merupakan awal cerita.
b.          Penampilan masalah
Bagian ini menceritakan persoalan yang dihadapi pelaku cerita.
c.          Puncak ketegangan.
Tahapan ini juga disebut klimaks, yakni masalah dalam cerita sudah sangat gawat, konflik sudah memuncak.
d.          Ketegangan menurun.
Tahapan ini disebut juga antiklimaks, yakni masalah telah berangsur – angsur dapat diatasi dan kekhawatiran mulai menghilang.
e.          Penyelesaian.
Bagian ini menceritakan bahwa masalah telah dapat diatasi atau diselesaikan. Tahap ini disebut juga peleraian.
Urutan penyusunan bagian suatu cerpen tidak selalu sama. Dilihat dari cara menyusun bagian – bagian alur tersebut, alur cerita dapat dibedakan menjadi alur lurus atau alur maju dan alur sorot balik atau alur mundur (flashback). Suatu cerpen dikatakan beralur maju apabila cerita tersebut disusun mulai dari peristiwa awal diteruskan dengan peristiwa – peristiwa berikutnya dan berakhir pada pemecahan masalah. Apabila cerita disusun sebaliknya, yakni dari bagian akhir dan bergerak ke depan menuju titik awal cerita, alur demikian disebut alur mundur atau flashback.


Dengan singkat alur dapat disederhanakan menjadi 3 bagian :
-          Perkenalan;
-          Pertikaian; dan
-          Penyelesaian.
Urutan penyusunan (alur maju) bagian suatu cerpen tidak selalu sama, susunan itu antara lain:
A.
1)     Penampilan masalah
2)     Puncak ketegangan
3)     Ketegangan menurun
4)     Puncak ketegangan kembali
5)     Penyelesaian
B.
1)     Pengantar
2)     Penampilan masalah
3)     Puncak ketegangan
4)     Penyelesaian
C.
1)     Penampilan masalah
2)     Puncak ketegangan
3)     penyelesaian
3.          Penokohan
Penokohan atau perwatakan ialah pelukisan mengenai tokoh cerita, baik lahiriah maupun batiniah seperti rupanya, pandangan hidupnya keyakinan dan adapt istiadatnya. Begitu pula tentang sikap dan tindak – tanduknya seperti peramah, pemarah, penolong, sabar, kikir, dan lain – lain.
Cara pelukisan tokoh cerita :
a.      Langsung (melalui penjelasan pengarangnya)
b.      Tidak langsung (melalui percakapan para pelakunya)
c.      Langsung dan tidak langsung (gabungan a dan b)



4.          Sudut Pandang = Pusat Pengisahan
Sudut pandang adalah kedudukan pengarang atau cara bercerita pengarang dalam ceritanya. Kedudukan pengarang dalam hal ini dapat berupa :
a.    Sudut pandang orang pertama, pengarang dapat menggunakan tokoh aku  
      atau saya.
b)     Sudut pandang orang kedua, pengarang dapat menggunakan tokoh engkau    
       atau kamu.
c)      Sudut pandang orang ketiga, pengarang dapat menggunakan tokoh dia atau  
       ia.
d)     Sudut pandang pengamat serba tahu, pengarang berdiri diluar cerita, pengarang bebas mengatur cerita, pengarang hanya menjadi penuntun cerita yang tahu segala – galanya